Produksi Hidrogen dari Panas PLTN (Bagian 2) Juni 26, 2008
Posted by metnet in Nuclear Power news, anti nuklir, lingkungan, muria, nuklir, pltn, reaktor nuklir.12 comments
Produksi Hidrogen dari panas PLTN adalah topik terhangat dalam perkembangan PLTN masa depan, terutama PLTN generasi IV. Pemanfaatan panas yang sangat efisien dalam jumlah besar hanya bisa dilakukan oleh rektor nuklir. Pemikiran ini sudah lama dimiliki oleh negara-negara maju khususnya Jepang. Reaktor nuklir untuk produksi listrik (PLTN) tidak semuanya bisa digunakan untuk produksi Hidrogen (H2). Hanya beberapa jenis reaktor nuklir yang bisa menghasilkan suhu mendekati 1000 Celcius untuk memproduksi H2.
Beberapa reaktor tersebut adalah jenis High Temperature Reactor (HTR) 10 MW di China, High Temperature Engineering Tested Reactor (HTTR) 30 MW dan Very High Temperature Reactor (VHTR) di Jepang, Gas Turbine Modular Helium Reactor (GT-MHR) di USA dan Rusia, Pebble Bed Modular Reactor (PBMR) di Afrika Selatan dan USA.
Disamping itu masih ada beberapa desain reaktor bersuhu tinggi yang akan dibangun seperti Advanced High Temperature Reactor (AHTR) yang khusus didesain untuk produksi H2.
Produksi Hidrogen dari Panas PLTN (Bagian 1) Mei 29, 2008
Posted by metnet in Blogroll, Nuclear Power news, Real-Time Application, anti nuklir, lingkungan, muria, nuklir, pltn, reaktor nuklir.11 comments
Seiring dengan naiknya harga crued oil sehingga naiknya harga BBM serta subsidi BBM secara signifikan, membuat peranan BBM alternatif yang lebih murah sangat dibutuhkan. Blue energi sudah lama menjadi salah satu alternatif, namun banyak isu yang membingungkan atau memang direkayasa supaya tidak sukses. Biofuel juga alternatif dengan mempertimbangkan ketersediaan pangan bagi rakyat. Dunia energi selalu diarahkan oleh negara maju dari pengguna BBM ke transisi dg metode hibrit, kemudian trend masa depan diarahkan menuju ke Hidrogen. Terbukti dengan dukungan mayoritas industri dunia dalam mendukung regenerasi mesin BBM ke mesin berbahan bakar Hidrogen. Perusahaan-perusahaan produsen mobil sudah mampu membuat mobil berbahan bakar hidrogen dalam skala komersial. Indonesia sebagai negara berkembang, ada baiknya memikirkan skenario terburuk mengikuti trend dunia dan mempelajari produksi Hidrogen disamping terus meneliti blue energy dan biofuel. Trend hidrogen sudah pasti memiliki pengaruh banyak termasuk pergeseran politik pemilik sumber energi dunia. (lagi…)
Jurnal perjalanan nuklir ke Trinity Site, New Mexico, USA Maret 28, 2008
Posted by metnet in Blogroll, Experiments, anti nuklir, nuklir, pltn, reaktor nuklir.4 comments
Perjalanan tapak tilas kelahiran bom nuklir dimulai dari kota Alburquerque. Saat duduk dalam bisa paling depan, saya disapa oleh Ben C Benjamin. Satu rombongan dalam satu bis terdiri dari para pakar nuklir dari berbagai negara, kebanyakan dari USA. Tour ke Trinity Site biasanya hanya bisa diadakan oleh instansi tertentu, satu tahun 2X saja. Dalam rombongan, termasuk presiden America Nuclear Society (ANS), Ted Quin. Tenyata, Ben Benjamin adalah pemandu tour yang ditunjuk oleh ANS karena pengalaman beliau sebagai anggota Manhattan project dalam proyek eksperimen bom nuklir pertama[1]. Rekan satu bangku saya adalah peneliti di Sadia Laboratorium. Seperti yang kita ketahui, tujuan percobaan ledakan bom atom ini adalah untuk membuat bom atom dari Uranium yang kemudian diledakkan 500 meter di atas kota Hiroshima, Jepang dan mengakhiri perang dunia ke-2.
Kesalahan Persepsi Terhadap Resiko Kecelakaan PLTN Maret 5, 2008
Posted by metnet in Blogroll, Experiments, Nuclear Power news, anti nuklir, lingkungan, muria, nuklir, pltn, reaktor nuklir.6 comments
Terkait rencana pemerintah tentang pembangunan PLTN, telah terjadi distorsi luar biasa terhadap persepsi resiko kecelakaan PLTN. Bahkan seorang pengamat energi di Mampang Prapatan, Fabby Tumiwa, salah mengartikan “accident”. Komentar Fabby Tumiwa bahwa “. . . ternyata pada tahun 2003 ada kira-kira 40 peristiwa (events) nuclear accident di US saja yang dilaporkan oleh NRCttg accident” merupakan distorsi informasi yang timbul dari kurangnya pemahaman. Istilah “event” dalam PLTN adalah kejadian penyimpangan suatu paramater dari alat ukur dalam PLTN yang menyimpang dari semestinya (deviation below the scale). Berdasarkan pengalaman operasi PLTN di USA, kejadian ini sering terjadi saat musim dingin atau musim panas dimana terjadi drift error (Lihat: Sistem Monitoring di PLTN). Sedangkan “accident” adalah suatu kondisi kecelakaan/kerusakan setelah melalui proses anomaly, dan proses incident. Kondisi event yang terdeteksi oleh sistem monitoring diindikasikan ke arah anomaly setelah melewati batas tertentu. Kondisi anomaly tanpa antisipasi akan menimbulkan incident yang merupakan perambatan event mengarah atau berproses ke kejadian kecelakaan/accident tertentu. Dan selanjutnya, accident adalah kondisi kegagalan suatu instrument yang ditunjukkan oleh beberapa event yang saling berhubungan.
Era Nuklir Ke-dua SEGERA dimulai Februari 21, 2008
Posted by metnet in Blogroll, Nuclear Power news, anti nuklir, lingkungan, muria, nuklir, pltn, reaktor nuklir.3 comments
Era Nuklir Ke-dua yang telah dibahas pada saat yang lalu, telah memasuki tahapan realisasi. Berbeda dengan era nuklir pertama dimana pemanfaatan energi nuklir untuk pembangkit listrik didominasi oleh negara-negara barat. Pada era nuklir ke-dua, negara-negara asia seperti China, India, Thailand, Vietnam, dan dua-tiga negara lain akan ikut ambil bagian. Indonesia termasuk dua-tiga negara yg akan ambil bagian karena penulis merasakan atmosfir kuatnya anti-PLTN di Indonesia yg sebenarnya hanya wasted time. Selain itu, era nuklir ke-dua terasa sekali di negara-negara eropa terkait kekecewaan sektor pembangkit energi terhadap keputusan Europe Commission ttg target pengurangan Carbon Trading pada tahun 2020
Rencana Pembangunan PLTN di Dunia November 2, 2007
Posted by metnet in Blogroll, Nuclear Power news, anti nuklir, muria, nuklir, pltn, reaktor nuklir.Tags: batan, indonesia, indonesia PLTN, nuclear, nuklir, pltn
2 comments
Sistem monitoring untuk PLTN September 12, 2007
Posted by metnet in Blogroll, Experiments, Nuclear Power news, Real-Time Application, anti nuklir, nuklir, pltn, reaktor nuklir.4 comments

Sistem monitoring untuk PLTN bertugas mengawasi dan melihat seluruh parameter terkait kondisi PLTN setiap saat (realtime). Sebelum terjadi gangguan PLTN (incident), selalu didahului oleh deviasi kondisi atau degradasi kemampuan peralatan PLTN (deviation below scale). Selanjutnya anomali akan terjadi berupa kejadian penyimpangan2 parameter operasi PLTN terhadap pola parameter yang seharusnya. Kemudian berlanjut pada gangguan (incident) menuju kejadian yang lebih serius (serious incident) sebelum terjadi kecelakaan (accident). Kondisi anomali dikategorikan menjadi dua jenis error, yaitu drift error dan gross-error.
Drift error adalah penyimpangan alat ukur sedikit demi sedikit dalam waktu yang sangat lama. Kondisi ini selalu ada pada instrumentasi dimanapun yang bekerja secara realtime dan terus menerus dan sulit sekali untuk dideteksi. Pekerjaan kalibrasi akan mencari drift error hanya saat PLTN shutdown berkala (3-5 tahun sekali). Seluruh sensor mencapai lebih dari 300 sensor dikalibrasi ulang untuk mencari drift error sehingga ongkos kalibrasi sangat besar ($900 per-sensor). (lagi…)
Infoenergi tidak ilmiah Agustus 29, 2007
Posted by metnet in Nuclear Power news, pltn.2 comments
Infoenergi Sebelas asumsi keliru tentang harga listrik PLTN menampilkan informasi ilmiah yg keliru.
Saya ambil dua contoh saja kesalahan yg dilakukan oleh infoenergi. Untuk validasi bersama, saya sertakan lokasi download file referensi dari IAEA. (lagi…)
Isu PLTN dan jawabannya Juli 5, 2007
Posted by metnet in Nuclear Power news, anti nuklir, lingkungan, muria, nuklir, pltn, reaktor nuklir.11 comments
Berikut ini kami tampilkan tanya jawab pro-kontra PLTN dan jawaban kami sampaikan seobyektif mungkin berdasarkan pengalaman yg kami miliki berkerja dan meneliti di lingkungan reaktor nuklir serta berkeinginan meningkatkan penguasaan teknologi nuklir di Indonesia.
Tambang Uranium memiliki polusi yg tdk dpt dihindari.
Emisi tambang Uranium sampai hari ini masih ZERO. Tambang Uranium di Australia dan Canada memiliki sertifikat ISO14001 sebagai jaminan unjuk kerja tambang yang bebas polusi. Emisi CO2 terjadi pada saat proses pengkayaan Uranium dlm penggunaan mesin seperti mesin yg digunakan oleh Iran (mesin gas sentrifugal), tetapi emisi CO2 sangat sedikit krn pengkayaan yg diperlukan untuk bahan bakar PLTN hanya 2-4%. Sebagai pengetahuan, bom nuklir memerlukan pengkayaan 70-90%.
Mengenal Keselamatan PLTN (Nuclear Reactor Safety) Juni 29, 2007
Posted by metnet in Nuclear Power news, pltn.7 comments
Potensi bahaya yang dimiliki sebuah reaktor nuklir bisa ditentukan setelah dilakukan kajian teknologi dan keselamatan yg dimiliki oleh sebuah reaktor nuklir. Demikian juga potensi bahaya yang dimiliki oleh mobil yang memasuki jalan tol. Keamanan dan rasa aman bisa diperoleh saat pengendara mobil berkecepatan tinggi di jalan tol selalu menjaga jarak dengan kendaraan lain dan mematuhi perarturan lalulintas. Penyelenggara jalan tol juga membatasi pemakai jalan tol sehingga sepeda motor dan pejalan kaki dilarang masuk. Dengan demikian rasa aman pemakai jalan tol bisa tercapai. Hal yang sama dilakukan pada sebuah PLTN.
PLTN memiliki berbagai kelengkapan keselamatan nuklir untuk menjamin keamanan operasi reaktor nuklir. (lagi…)

