Dampak Ekonomi Sederhana PLTN Bagian-2 Januari 11, 2010
Posted by metnet in Blogroll, anti nuklir, biofuel, blue energy, energi alternatif.trackback
Pada tulisan sebelumnya, saya mencoba menghitung dampak ekonomi PLTN berupa potensi penambahan putaran uang dengan metode sederhana di sekitar PLTN. Hasil yang diperoleh cukup besar, yaitu tambahan fresh money IDR 75 milyar per-bulan per-PLTN, dengan asumsi yang sangat minimal. Asumsi tersebut bisa dikurangi dengan sangat ekstrem menjadi IDR 25 milyar per-bulan, dan hasilnya masih merupakan angka yang sangat besar untuk daerah semacam Jepara. Contoh dampak ekonomi adalah PLTN Kashiwazaki Kariwa Jepang yang memiliki lebih dari 10 ribu pekerja + 10 ribu pegawai untuk perbaikan akibat gempa bumi. Kali ini, saya tampilkan contoh lain, yaitu PLTN di kawasan Carolina, USA yang memiliki 12 PLTN.
PLTN di kawasan Carolinas, USA terdapat 7 fasilitas nuklir yang dimiliki oleh 3 perusahaan swasta, yaitu: Duke Energym Progress Energy, dan SCANA. Pembangunan PLTN melibatkan perusahaan-perusahaan raksasa, yaitu AREVA (Prancis), Shaw Group, Flour dan URS. Kemudian manufaktur peralatan PLTN juga melibatkan GE-Hitachi, Westinghouse, dan Siemens. Perusahaan-perusahaan lain juga membuat pompa untuk PLTN, ribuan katub, motor, dll. Kemudian ada banyak perusahaan yang terlibat dalam perawatan PLTN dan pelayanan laboratorium. Kawasan Carolina menghasilkan 11% energi listrik nasional USA atau 51% bagi Sout Carolina (5 PLTN) atau 32% bagi North Carolina (7 PLTN). Jumlah keseluruhan PLTN adalah 12 PLTN. Sumber daya manusia yang bekerja untuk PLTN di kawasan Carolina ini berjumlah total 37.330 pekerja, termasuk pegawai yang menyediakan pelayanan perawatan PLTN. Pajak yang diperoleh pemerintah lokal adalah lebih dari $750 juta (sekitar, IDR7,5 Trilyun, bila $1=IDR10.000). Pengeluaran untuk mengaji semua pegawai mencapai $3.2 Milyar (sekitar IDR 32 Trilyun).

Kota Carolina, USA
Untuk mengurangi dampak pemanasan global akibat karbon dalam atmosfer bumi, pemerintah lokal akan membangun 7 PLTN baru dikawasan yang sama atau tapak baru. Dampak dari pembangunan 7 PLTN baru ini akan memerlukan tambahan sumberdaya manusia sebesar 17.000 pegawai dan memerlukan tambahan biaya untuk gaji pegawai sebesar $1.7 Milyar (sekitar IDR 17 Trilyun). Dan tentu saja pajak akan bertambah banyak sehingga pemerintah lokal memiliki kemampuan finansial yang sangat besar untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk meski penduduknya sudah sangat sejahtera.
Dampak Ekonomi Sederhana PLTN Bagian-2 ini cukup potensial untuk mendukung perekonomian kita.